Mengaku Salah Posting, CDC Perbaharui Panduan Tentang Penularan Virus Corona Covid-19

CDC Perbaharui Panduan Covid-19
CDC Perbaharui Panduan Tentang Penularan Virus Corona Covid-19

Terkini.id, Masamba –Pusat pencegahan dan pengendalian penyakit Amerika Serikat (CDC), Senin 21 September 2020, melalui website resminya mengumumkan revisi panduan tentang penularan virus corona lewat udara (airborne) karena (diakui) salah posting.

Mulanya, pedoman CDC terkait penularan COVID-19 disebut memiliki 3 metode penularan. Pertama dengan melakukan kontak dekat kurang dari 2 meter, menyebar melalui droplet pasien positif Corona yang keluar saat bersin atau batuk, baik yang tidak memiliki gejala.

Pada 16 Juni 2020, CDC mengeluarkan pedoman yang antara lain, berbunyi:

“COVID-19 diperkirakan menyebar terutama melalui kontak dekat dari orang ke platform. Beberapa orang tanpa gejala mungkin dapat menyebarkan virus,” demikian sebut CDC dalam laman resminya.

Penularan antar manusia;

  • Melalui kontak dekat kurang dari 2 meter
  • Menyebar lewat percikan droplet yang keluar saat batuk atau bersin
  • Droplet bisa menyebar ke hidung, mulut dan mungkin dihirup ke paru-paru
  • COVID-19 bisa disebarkan oleh seseorang yang positif Corona tanpa gejala
  • Melalui permukaan yang terkontaminasi COVID-19, berisiko tertular saat disentuh, lalu tidak sengaja menyentuh mulut, hidung, atau mata.

COVID-19 menular dengan mudah antar manusia;

CDC menyebut COVID-19 sangat mudah menular antarmanusia, jauh lebih mudah dibandingkan flu. Semakin banyak waktu mengobrol dan berinteraksi dengan orang yang terkonfirmasi positif COVID-19, risiko tertular disebut lebih tinggi.

Pada 18 September 2020, Pedoman CDC terkait penularan COVID-19 diubah dalam beberapa hal seperti berikut:

  • COVID-19 menyebar melalui percikan droplet atau partikel kecil, seperti yang ada di aerosol, menyebar saat orang yang terinfeksi COVID-19 batuk, bersin, bernyanyi, berbicara, atau bernapas.
  • Partikel ini bisa terhirup melalui hidung, mulut, dan ke paru-paru sehingga menyebabkan infeksi COVID-19. Ini kemungkinan menjadi jalan utama virus Corona menyebar.
  • COVID-19 juga mungkin menyebar lewat droplet atau airborne dari seseorang yang batuk, bersin, bernyanyi, berbicara, atau bernapas. Ada sederet bukti bahwa penyebaran bisa terjadi melalui airborne, contohnya dalam kegiatan paduan suara, di tempat makan, dan ruangan yang tidak memiliki ventilasi yang cukup.

Beberapa waktu lalu, tepatnya Senin 21 September 2020, CDC kembali mengubah pedoman terkait penularan COVID-19 seperti semula. Menekankan penularan umum yang terjadi melalui kontak dekat, dan menghapus kemungkinan penularan COVID-19 melalui airborne.

Rekomendasi CDC Soal Penularan COVID-19

Dengannya berita ini sekaligus sebagai korekasi dari berita Masamba Terkini sebelumnya yang berjudul Hindari Hal Ini Karena Covid-19 Menyebar Lebih Mudah Dari Dugaan Kita.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Virus Corona Bisa Bertahan Lama, Lindungi Diri Dengan Melakukan 4 Langkah Ini!

Apa Sebenarnya Isi Surat Terbuka Para Tenaga Medis ke Presiden Jokowi?

Hindari Hal Ini Karena Covid-19 Menyebar Lebih Mudah Dari Dugaan Kita

Banjir Bisa Bikin Anak Trauma? Begini Seharusnya Orang Tua Bersikap

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar